Tahun ke 15

Satu tahun ternyata memang cepat sekali. Rasanya baru kemarin ketika aku mengucapkan selamat ulang tahun untukmu tahun lalu. Dan masih saja, takdir masih belum mempertemukan kita.

Sepertinya akan terasa sangat membosankan jika aku masih saja menanyakan apa yang kau lakukan sekarang, tinggal dimana, dan menikah dengan siapa. Satu hal yang pasti, aku masih mengingatmu, dan akan terus mengingatmu. Aku punya kendali dan kontrol untuk apa yang ingin kuingat dan apa yang ingin kulupakan.

Baru beberapa hari yang lalu aku kembali dari perjalananku selama sepuluh hari, dan dalam kunjunganku tersebut, aku mampir ke kota dimana kamu pernah tinggal, dan sepertinya kamu masih tinggal di situ juga. Bandung. Kotamu ini begitu sejuk dan menyenangkan. Pantas saja kau betah di sini.

Aku tahu, kau masih saja memproteksi diri dengan mengunci rapat-rapat segala informasi pribadimu sehingga aku masih sulit menemukanmu meski sudah gugling dan searching. Mencari informasi tentang dirimu sama dengan mencari jarum di dalam tumpukan jerami. Susah dan kemungkinan ketemunya hanya 1% kecuali aku memang benar-benar niat, aku mungkin akan menyewa detektif guna menemukan keberadaanmu. Namun, aku masih percaya dengan yang namanya takdir. Aku masih percaya bahwa apa yang kita ucapkan adalah doa. Dan selama aku masih percaya kalau suatu saat aku akan bertemu denganmu, aku yakin hari itu akan benar-benar tiba.

Untuk yang kesekian kalinya, di tahun kelima belas sejak pertama kali aku mengenal dan jatuh cinta denganmu, aku ucapkan selamat ulang tahun Mr.D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s